Kronologi Lengkap Pembunuhan Dosen UIN Surakarta, Berawal dari Sakit Hati

Ary Wahyu Wibowo
Polres Sukoharjo mengungkap pembunuhan dosen UIN Surakarta Wahyu Dian Silviani. (Foto: ist)

Pelaku sakit hati karena merasa sudah bekerja dengan baik. Rasa dendam pun muncul. Dia ingin melampiaskan dengan cara menghabisi nyawa korban pada malam harinya.

Namun saat itu dia belum berani untuk membunuh korban. Pelaku yang sudah berniat menghabisi nyawa korban selanjutnya mengambil pisau pemotong daging.

DF alias F, pelaku pembunuhan dosen UIN Surakarta. (Foto: ist)

Setelah memakai sarung tangan medis dan menggunakan buf yang menutupi wajah, pelaku berjalan kaki dari rumahnya di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo menuju rumah yang ditempati korban. 

Selama renovasi, korban menempati rumah A, tetangga samping rumahnya sesama dosen. Pelaku naik ke atap rumah itu melalui pagar samping kanan. Dia lalu naik ke samping kanan rumah dan masuk melalui dak belakang tempat tendon air. 

Ketika sudah berada di dalam rumah, pelaku melihat korban sedang tertidur di atas kasur yang berlokasi di ruang tamu. Sesaat setelah itu, pelaku menempelkan pisau pemotong daging yang dibawa ke leher korban. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah 2 Korban Mutilasi Madiun Diserahkan

2 hari lalu

Dendam karena Sering Dihina, 2 Tetangga Bunuh dan Rampok Istri Pengacara di Indramayu

4 hari lalu

Pegawai Bank di Probolinggo Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan di Leher

10 hari lalu

Dwi Bagus Tersangka Pembunuhan Istri Siri dan Anak Ternyata Lulusan Universitas Ternama

10 hari lalu

Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal