Dalam rilis yang diterima media, Aliansi BEM Semarang Raya menyampaikan lima tuntutan utama. Tuntutan itu disebut sebagai Panca Tuntutan Rakyat.
Salah satu tuntutan yang disuarakan yakni meminta pemerintah menurunkan harga BBM. Mahasiswa juga mendesak stabilisasi nilai tukar rupiah.
Selain isu ekonomi, massa aksi turut menyoroti peran TNI dan Polri. Mereka meminta dua institusi tersebut dikembalikan ke fungsi utama.
Mahasiswa juga meminta evaluasi total terhadap program MBG dan KDMP. Tuntutan lain yakni mengembalikan kepemilikan tanah kepada rakyat serta menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN di pemerintahan.
Aksi mahasiswa hari ini tidak hanya terpusat di satu titik. BEM-KM Unissula memilih Kantor PT Pertamina Patra Niaga RJBT sebagai lokasi penyampaian aspirasi. Sementara Aliansi BEM Semarang Raya bergerak melalui rute Tugu Muda menuju Kantor DPRD Jawa Tengah. Longmarch tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi kepada wakil rakyat.
Sejumlah tuntutan yang dibawa mahasiswa menyoroti isu ekonomi, tata kelola pemerintahan, hingga fungsi institusi negara. Aksi ini menjadi lanjutan gelombang kritik mahasiswa terhadap kondisi nasional.
- Turunkan harga BBM dan stabilkan nilai tukar Rupiah.
- Kembalikan TNI dan Polri ke fungsi utama.
- Evaluasi total program MBG dan KDMP.
- Kembalikan kepemilikan tanah kepada rakyat.
- Hentikan praktik KKN di pemerintahan.