Mal di Semarang Tak Lagi Terapkan PeduliLindungi, Wali Kota Hendi Geram

Taufik Budi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memantau penerapan prokes di salah satu mal. (IST)

Dia meyakini penegakan prokes menjadi salah satu cara efektif dalam memutus mata rantai Covid-19. Di sisi lain, terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Semarang, dia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, namun tidak panik.

Menurutnya, varian Omicron tidak sedahsyat Delta. Terbukti dengan meningkatnya kasus positif, namun tingkat keterisian isolasi terpusat dan rumah sakit belum seperti saat Kota Semarang menghadapi varian Delta.

"Bedanya begini kawan-kawan sekalian, memang angkanya naik kenceng gitu ya, tapi kalau dibandingkan varian Delta, tingkat keterisian rumah sakit dan isoternya tidak seperti pada saat varian Delta," ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Wali Kota Surabaya Minta Tinggi Pagar Depan Mal Diturunkan, Bukan Dibongkar

1 bulan lalu

4 Mal Besar di Surabaya Dipasangi Pagar Tinggi, Ada Apa?

2 bulan lalu

Harimau Putih Anggun Mati di Semarang Zoo, Pemkot Turun Tangan

2 bulan lalu

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

4 bulan lalu

Kebakaran Megamall Manado Tewaskan Seorang Karyawan, 4 Pengunjung Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal