Marak Calon Tunggal di Pilkada 2020, Pengamat : Merusak Kualitas Demokrasi

Bramantyo
Ilustrasi pilkada. (Foto: Istimewa)

SOLO, iNews.id  - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 telah berakhir. Pelaksanaan pilkada tahun ini diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan.

Selain kekhawatiran akan munculnya klaster Pilkada,  maraknya calon tunggal dan dinasti politik juga menjadi perhatian. Pasalnya pada pesta demokrasi tahun ini, jumlah calon tunggal mengalami peningkatan.

Pengamat politik asal Solo, RR Mayyasari Gondhodiwiryo menilai bahwa kondisi itu membuktikan birokrasi demokrasi dan kontestasi sangat carut marut. "Maraknya calon tunggal di Pilkada 2020 dan isu politik dinasti ini yang merusak kualitas nilai demokrasi.Dikarenakan kurangnya pemahaman etika politik para politisi negeri,” kata Mayyasari, Jumat (11/12/2020).

Menurut dia, melihat kondisi yang baru saja terjadi di Pilkada kemarin menandakan bahwa tak hanya masyarakat saja yang butuh pendidikan politik. Tapi juga politikus yang ternyata jauh lebih membutuhkan pendidikan politik.

"Tidak hanya rakyat yang butuh pendidikan politik, akan tetapi politisi pun jauh lebih membutuhkan pendidikan politik. Karena masih banyak politisi yang tidak memahami etika politik dan etika elektoral dalam bernegara," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semangati Aksi Mahasiswa di Surabaya, Butet: Halau Orang yang Khianati Konstitusi

57 tahun lalu

Gelar Aksi Damai di Untag Surabaya, Ribuan Mahasiswa Tolak Dinasti Politik

57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Respons Rudy soal Tudingan Dinasti Politik dan Rencana Kaesang Maju Pilkada 2024

57 tahun lalu

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta Kini Boleh Tak Pakai Masker, Ini Ketentuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal