Marak Pengadaan Seragam Sekolah, Bupati Blora: Tolong Dikembalikan ke Orang Tua Murid

Heri Purnomo
Bupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. (iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.id – Bupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. Larangan itu merespons banyaknya sekolah menengah pertama (SMP) di Blora yang menarik pengadaan seragam.

Pengadaan seragam oleh pihak sekolah menjadi polemik bagi orang tua/wali murid di sejumlah SMP. Apalagi di tengah pandemi seperti ini,  kesulitan ekonomi yang dialami orang tua menjadikan mereka keberatan.

Bagaimana tidak, biaya seragam sekolah  per siswa mencapai Rp800.000-Rp1 juta  jelas sangat memberatkan para orang tua.

Bupati Arief  mengatakan, pihaknya meminta Kepala Dinas Pendidikan Blora dan KKS untuk mengimbau kepada sekolah agar tidak memberatkan siswa dengan seragam sekolah.

“Sudah kami perintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan juga MKKS, kepala sekolah se-Kabupaten Blora terkait pengadaan seragam sekolah ini tolong untuk dikembalikan ke orang tua/wali murid masing-masing,” kata Arief, Selasa (10/8/2021).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
18 hari lalu

Jelang Verifikasi Pemilu 2029, Perindo Blora Kejar Struktur dan Bidik 5 Kursi DPRD

22 hari lalu

Buntut Ratusan Siswa Keracunan, Satgas MBG Blora Minta SPPG Sukorejo 2 Ditutup

23 hari lalu

136 Siswa dan Guru SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan Usai Santap MBG

25 hari lalu

Detik-Detik Pesawat Sky Ranger Diawaki 2 Kru Jatuh dan Terbakar di Persawahan Blora

25 hari lalu

Pesawat Sky Ranger Jatuh dan Terbakar di Blora, 2 Kru Selamat sebelum Api Membesar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal