Marak Pengadaan Seragam Sekolah, Bupati Blora: Tolong Dikembalikan ke Orang Tua Murid

Heri Purnomo
Bupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. (iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.idBupati Blora Arief Rohman melarang pihak sekolah menarik seragam siswa. Larangan itu merespons banyaknya sekolah menengah pertama (SMP) di Blora yang menarik pengadaan seragam.

Pengadaan seragam oleh pihak sekolah menjadi polemik bagi orang tua/wali murid di sejumlah SMP. Apalagi di tengah pandemi seperti ini,  kesulitan ekonomi yang dialami orang tua menjadikan mereka keberatan.

Bagaimana tidak, biaya seragam sekolah  per siswa mencapai Rp800.000-Rp1 juta  jelas sangat memberatkan para orang tua.

Bupati Arief  mengatakan, pihaknya meminta Kepala Dinas Pendidikan Blora dan KKS untuk mengimbau kepada sekolah agar tidak memberatkan siswa dengan seragam sekolah.

“Sudah kami perintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan juga MKKS, kepala sekolah se-Kabupaten Blora terkait pengadaan seragam sekolah ini tolong untuk dikembalikan ke orang tua/wali murid masing-masing,” kata Arief, Selasa (10/8/2021).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 hari lalu

Detik-Detik Pikap Tabrakan dengan Truk di Blora Terekam CCTV, 3 Orang Terluka

13 hari lalu

Tongkat Komando Polres Blora Berganti, AKBP Inggal Widya Perdana Disambut Pedang Pora

14 hari lalu

Bupati Gowa Diperiksa 7 Jam soal Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Rp16 Miliar

16 hari lalu

7 Perempuan di Jateng Jadi Korban Deepfake AI, Semuanya Alumni SMAN 1 Cepu

29 hari lalu

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal