Mengintip Desa Wisata Kandri Pascapandemi, Sempat Sepi Kini Ramai Dikunjungi Wisatawan

Antara
Kegiatan tradisi Nyadran Sendang di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Kota Semarang belum lama ini. (foto: Ahmad Antoni)

Di Desa Kandri, terdapat Omah Alas yang menampilkan mainan-mainan tradisional yang terbuat dari limbah kayu yang dikreasikan oleh warga sekitar dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di alam.

"Saya membuat mainan tradisional itu dari limbah, ya dari ranting-ranting kayu. Biar mengurangi anak-anak pake gadget," ujar pemuda ramah berambut gondrong ikal itu lagi.

Selain itu, Wakhid juga menceritakan bahwa saat ini sedang mengembangkan area untuk bermain Jemparingan atau panahan tradisional.

Untuk event tahunan, Desa Wisata Kandri memiliki hajatan besar atau tradisi Nyadran yang biasa diadakan setiap Kamis Kliwon pada bulan Jumadil Awal, dengan mengadakan kegiatan bersih-bersih sendang.

Kemudian, masyarakat akan mengambil air suci yang berasal dari Sendang Kidul untuk diarak ke Sendang Gede. Dilanjutkan puncak upacara yang berlangsung meriah dan diiringi juga dengan Tarian Matirta Suci.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
19 jam lalu

Update Kebakaran Rumah di Semarang, 2 Balita Sempat Dirawat Akhirnya Meninggal

21 jam lalu

Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang Tewaskan Bayi 6 Bulan, 1 Balita Terluka

3 hari lalu

Aksi Mahasiswa di Tugu Muda Semarang, Polda Jateng Ingatkan Jangan Terprovokasi

11 hari lalu

Berenang Bersama Teman, Wisatawan asal Tangerang Hilang di Pantai Carita Pandeglang

15 hari lalu

Temuan Mortir Gegerkan Karyawan dan Pengunjung Resto Semarang, Tim Jibom Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal