Mengintip Desa Wisata Kandri Pascapandemi, Sempat Sepi Kini Ramai Dikunjungi Wisatawan

Antara
Kegiatan tradisi Nyadran Sendang di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Kota Semarang belum lama ini. (foto: Ahmad Antoni)

"Kalau sekarang sudah lebih modern, kita sekarang sudah ada gamelan sendiri. Kalau dulu awalnya, tahun 2018 itu musiknya masih pake gong sama 'kemanak'," ujarnya.

Melalui Desa Wisata Kandri, masyarakat mampu berinovasi dengan membuat produk UKM yang menjual berbagai jenis makanan, dan berinovasi dengan mengelola bahan-bahan pokok yang berasal dari desa mereka, seperti susu, singkong, dan ikan.

Selain melalui UKM, masyarakat desa juga banyak yang diberdayakan menjadi pemandu wisata lokal, terutama anak-anak muda yang belum bekerja.

"Kami narik anak-anak muda yang masih nganggur biar jadi instruktur wisatawan. Ikutin anak-anak di belakang dan mengarahkan mereka ke lokasi wisata," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Update Kebakaran Rumah di Semarang, 2 Balita Sempat Dirawat Akhirnya Meninggal

1 hari lalu

Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang Tewaskan Bayi 6 Bulan, 1 Balita Terluka

3 hari lalu

Aksi Mahasiswa di Tugu Muda Semarang, Polda Jateng Ingatkan Jangan Terprovokasi

11 hari lalu

Berenang Bersama Teman, Wisatawan asal Tangerang Hilang di Pantai Carita Pandeglang

15 hari lalu

Temuan Mortir Gegerkan Karyawan dan Pengunjung Resto Semarang, Tim Jibom Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal