Mengintip Usaha Perajin Tahu Tempe di Salatiga Bertahan di Tengah Keterpurukan

Angga Rosa
Sejumlah pekerja saat memproduksi tahu tempe di pabrik tahu Kalibodri, Kalioso, Kutowinangun Kidul, Salatiga, Rabu (9/11/2022). Foto/IST

SALATIGA, iNews.id – Usaha tahu tempe di Kota Salatiga terpuruk akibat tingginya biaya produksi karena kenaikan harga kedelai. Para perajin tahu tempe harus memutar otak untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. 

Seperti yang dilakukan seorang perajin tahu tempe di Kalibodri, Kalioso, Kutowinangun Kidul, Tingkir, Kota Salatiga. Dia harus bekerja ekstra keras dan terus berpikir untuk mencari konsumen.

Salah satu cara yang dilakukan adalah berjualan secara offline dan online. "Sejak pandemi Covid-19, saya mulai berjualan secara offline dan online. Ini dilakukan agar usaha saya bisa terus berjalan," katanya, Rabu (9/11/2022).

Dia mengatakan, berjualan secara online merupakan solusi yang tepat dimasa pandemi Covid-19. Sebab saat itu, ruang gerak aktivitas masyarakat terbatas dan perdagangan juga terpuruk sehingga harus kerja keras agar usaha tersebut tidak bangkrut.

“Ternyata jualan secara online lebih menguntungkan karena kita tidak memerlukan biaya ongkos ke pasar dan kita juga menerapkan ongkos kirim," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
16 hari lalu

Ban Selip, Truk Boks Terguling di Jalan Lingkar Selatan Salatiga

20 hari lalu

Kecelakaan Pemotor Berboncengan Tabrak Pohon di Salatiga, 1 Orang Tewas

31 hari lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

1 bulan lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

1 bulan lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal