Menko AHY Cek Progres Tol Semarang-Demak, Dibangun dengan Teknik Matras Bambu

Eka Setiawan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo saat meninjau progres pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1. (Foto: MPI/Eka Setiawan)

Jumlah pekerja matras bambu saat ini 564 orang, mengingat ruas yang akan dipasang menyisakan 1 km lagi. Ruas tol ini akan dilengkapi dengan kolam retensi untuk mengurangi dampak banjir yang melanda. Selain ini ruas tol ini juga diintegrasikan dengan tanggul laut yang diharapkan bisa menyelesaikan persoalan banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut.

“Produktivitas masyarakat kita akan meningkat, termasuk dalam hal transportasi logistik, mengurai kemacetan dan meningkatkan kecepatan mobilitas transportasi,” ucapnya.

Selain itu, tol ini diintegrasikan dengan tanggul laut sehingga diharapkan bisa mengatasi persoalan banjir rob yang tiap tahun melanda masyarakat pesisir utara.

"Kita semua pastikan ini bisa dikerjakan dan diselesaikan sebaik-baiknya sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan. Membuat masyarakat Semarang dan Demak lebih tenang dan nyaman karena terhindar dari bahaya banjir rob,” ujarnya.

Nilai proyek Seksi 1 ini terbagi atas paket 1a sebesar Rp2,02 triliun, paket 1b Rp6 triliun lebih sebab ada pembangunan jembatan dan paket 1c sekitar Rp2 triliun sehingga totalnya Rp10,8 triliun. Sementara, ruas di seksi 2 yakni di Sayung-Demak yang sudah selesai pembangunannya 100 persen dan pada 2023 telah difungsikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Pelaku Curas Ngaku Intel Polisi di Semarang Ditangkap, 1 Masih Buron

57 tahun lalu

Polisi Gadungan Culik Penghuni Kos di Semarang, Rampas Motor dan Ponsel

57 tahun lalu

Anak Kos di Semarang Diculik 2 Polisi Gadungan, Motor dan HP Dirampas

57 tahun lalu

Kronologi Istri Ditusuk Suami Pakai Obeng saat Ambil Rapor di Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal