Minim Posko Kesehatan, Korban Banjir di Grobogan Terpaksa Beli Obat Sendiri

Rustaman Nusantara
Korban banjir di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan yang bertahan di rumah. Foto: iNews TV/Rustaman Nusantara.

Dampaknya, banyak warga terserang penyakit gatal-gatal di bagian kaki dan tangan. Mereka harus membeli obat gatal sediri karena belum tersentuh tim medis. 

"Sudah seminggu gatal-gatal, selama tidak diobati rasa gatal terus menjalar ke seluruh kulit," kata salah satu korban banjir, Kasni. 

Warga meminta pemerintah segera mendirikan posko banjir dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga. Mereka sampai kini masih bertahan di rumah dan tidur di atas banjir.

Banjir juga membuat aktivitas sekolah terhenti. Seperti di SDN 3 Lemahputih, seluruh siswa diliburkan hingga waktu tidak bisa ditentukan karena seluruh ruang kelas dan guru terendam banjir. 

Banjir juga merendam tanaman padi yang baru ditanam maupun yang siap panen. Akibatnya, tanaman padi menjadi puso dan gagal panen. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
8 hari lalu

Massa PWI LS Geruduk Pengajian dan Selawatan di Grobogan Berujung Ricuh

11 hari lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

11 hari lalu

Pemuda di Grobogan Perkosa Nenek 90 Tahun, Ditangkap usai Tepergok Anak Korban

17 hari lalu

Ratusan Oknum Pesilat Bentrok dengan Warga di Grobogan, 11 Orang Ditangkap

30 hari lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal