Minim Posko Kesehatan, Korban Banjir di Grobogan Terpaksa Beli Obat Sendiri

Rustaman Nusantara
Korban banjir di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan yang bertahan di rumah. Foto: iNews TV/Rustaman Nusantara.

Dampaknya, banyak warga terserang penyakit gatal-gatal di bagian kaki dan tangan. Mereka harus membeli obat gatal sediri karena belum tersentuh tim medis. 

"Sudah seminggu gatal-gatal, selama tidak diobati rasa gatal terus menjalar ke seluruh kulit," kata salah satu korban banjir, Kasni. 

Warga meminta pemerintah segera mendirikan posko banjir dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga. Mereka sampai kini masih bertahan di rumah dan tidur di atas banjir.

Banjir juga membuat aktivitas sekolah terhenti. Seperti di SDN 3 Lemahputih, seluruh siswa diliburkan hingga waktu tidak bisa ditentukan karena seluruh ruang kelas dan guru terendam banjir. 

Banjir juga merendam tanaman padi yang baru ditanam maupun yang siap panen. Akibatnya, tanaman padi menjadi puso dan gagal panen. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
22 hari lalu

6 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Tinggalkan Pekerjaan demi Antre Air Bersih

23 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

1 bulan lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

1 bulan lalu

Viral Perundungan Remaja Putri di Grobogan, Polisi Tetapkan 3 ABH

1 bulan lalu

Video Duel Bocah Viral di Grobogan, Polisi Periksa 7 Anak Didampingi Orang Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal