New Normal, RMI PWNU Minta Gubernur Jateng Fasilitasi Kesehatan Santri

Nani Suherni
Para santri Pondok Pesantren Mambaul Ihsan Gresik mulai beraktivitas normal, Jumat (5/6/2020).(foto: Agus Ismanto)

MAGELANG, iNews.id – Pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memfasilitasi kesehatan para santri saat kegiatan belajar mengajar kembali berjalan di masa ne normal.

Ketua Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah KH Nur Machin Chudlory mengatakan, memasuki new normal, aktivitas di pesantren harus mendapat perhatian.

“Kehidupan pesantren harus segera berjalan. Termasuk TPQ madin dan kegiatan keagamaan seperti tahlilan di desa-desa. Tentunya dengan mengedepankan protokol  kesehatan. Sehingga semuanya aman dan nyaman,” ujarnya Minggu (7/6/2020).

Di Jawa Tengah, langkah awal sudah dimulai dari Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo Magelang, dengan mengeluarkan "Maklumat Tegalrejo".  Isi dari maklumat itu adalah tata cara mengatur 13.800 Santri Tegalrejo untuk kembali ke pesantren dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Atas dasar itu, pria yang akrab disapa Gus Machin itu mengharapkan Gubernur untuk segera menerbitkan surat edaran kepada pihak-pihak terkait, seperti pemerintah kabupaten/kota, Gugus Tugas Daerah, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, dan semua pondok pesantren. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
14 jam lalu

Karhutla Katingan Dekati Ponpes, 5 Armada Pemadam Dikerahkan

13 hari lalu

Oknum Guru Ponpes di Lampung Utara Ditangkap Diduga Cabuli 5 Santriwati

14 hari lalu

Tokoh Agama di Bondowoso Laporkan 3 Akun TikTok Diduga Buat Konten SARA

17 hari lalu

Lantai Tiga Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar, Santri Panik Selamatkan Diri

25 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal