Nikmatnya Tahok, Kuliner Legendaris dari Solo yang Bikin Gobyos

Septyantoro
Kuliner tahok yang menjadi salah satu makanan legendaris dari Kota Solo. Foto: iNews/Septyantoro.

“Meskipun kebanyakan membeli untuk dibawa pulang, namun penjualan semakin laris. Setiap hari rata-rata terjual 100 porsi,”kata Agus, penjual tahok. 

Untuk satu porsi tahok dibanderol Rp8.000. Agus mulai berjualan sejak pukul 06.00 WIB. Selang 2-3 jam kemudian, dagangannya sudah habis terjual. 

Konon ceritanya, tahok merupakan salah satu makanan yang dikonsumsi masyarakat Tionghoa di Jawa. Seiring berjalannya waktu, makanan ini juga digemari masyarakat Jawa. Hingga akhirnya, tahok dikenal sebagai salah satu makanan tradisional yang tidak dapat dipisahkan dari Kota Solo. 

Nama tahok berasal dari kata tahoa yang merupakan bahasa Tionghoa. Nama itu memiliki dua kata, yaitu tao atau teu yang berarti kacang kedelai dan hu yang berarti lumat. Sesuai namanya, tahok terbuat dari kacang kedelai yang dilumatkan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Mahasiswi di Solo Laporkan ke Polisi Dugaan Perampasan Motor oleh Oknum Debt Collector

57 tahun lalu

Solo Geger! Banjir Aneh Airnya Berwarna Merah, kok Bisa?

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal