Obat Penambah Imunitas Sulit Didapat, Warga Kendal Berburu Kelapa Muda Bakar

Eddie Prayitno
Proses pembuatan degan bakar di waung kelapa di jalan tembus Kelurahan Tunggulrejo, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal. (iNews/Eddie Prayitno)

Tak jarang pembeli harus mengantre karena degan yang dibakar harus benar-benar matang agar rasanya bisa maksimal. “Awalnya saya dulu kan perantau, pernah sakit terus saya obati pakai degan bakar cepat sembuh. Degan bakar dikasih alang-alang, temulawak, jahe. Ada ramuan-ramuan lain dari tumbuh-tumbuhan semua,” kata Mursalim, Minggu (11/7/2021).

“Waktu pandemi pertama ramai sampai 50. Tapi pandemi sekarang memang luar biasa. Sebenarnya kalau mau lebih bisa, tapi nggak mampu tenaganya. Proses pembakarannya saja sampai empat jam. Saya bakar pagi jam 10, matangnya jam 2 siang,” katanya.

Dia berharap, apa yang ia jual bisa bermanfaat untuk semua orang, khususnya bisa membantu dalam menjaga kesehatan tubuh masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Sementara salah seorang penikmat degan bakar mengaku sudah lama berlangganan degan bakar di tempat mursalin. Menurutnya degan bakar yang dibumbui rempah-rempah memiliki rasa yang unik, panas dan segar namun tanpa menghilangkan rasa gurih buah kelapa.

“Saya sering banget beli (degan) di sini, karena sudah menjadi langganan. Jadi kelapa muda yang dibakar ini bagus buat kesehatan tubuh. Di badan merasa hangat,” kada Ade Vian, penikmat degan bakar.

“Kalau degan dibakar ini ada rasa gurihnya. Kemudian keaslian kelapa muda nggak hilang. Ya seger-seger panas dan ada sedikit gurih,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
9 hari lalu

Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api Argo Sindoro di Kendal

15 hari lalu

Kecelakaan di Pelintasan Kereta Api di Kendal, Mobil Pikap Tertabrak KA Sembrani

17 hari lalu

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Kendal, Pemotor Wanita Tewas Masuk Kolong Truk Tronton

19 hari lalu

Kebakaran TPA Darupono Kendal, 7 Jam Petugas Berjibaku Padamkan Kobaran Api

20 hari lalu

Warga Tolak Proyek Geothermal di Gunung Ungaran, Khawatir Lingkungan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal