Pakar Unnes Sebut Modernisasi Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Ahmad Antoni
Pertanian modern merupakan salah satu prasyarat yang bermanfaat tidak saja untuk hasil pertanian yang digarap oleh para petani, namun juga sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional. (ilustrasi/IST)

"Alasannya adalah impor alsinten dari luar negeri dapat mengurangi cadangan devisa di Indonesia. Selain itu, jika impor Alsintan terus dilakukan maka masa depan industri alsintan dari dalam negeri dapat terancam," tutupnya. 

Sebumnya, Kementerian Pertanian (Kementan)  memfokuskan pada empat aspek guna mencapai pertanian yang maju dan modern. Salah satunya, pada pengembangan dan penerapan mekanisasi serta percepatan pemanfaatan inovasi teknologi.

"Pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern telah memasuki era industri 4.0. Untuk itu, sektor pertanian perlu beradaptasi dengan melakukan modernisasi alsintan," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurutnya, Alsintan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi ciri pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Genjot Komoditas Hortikultura Bali, Kementan Percepat Proyek HDDAP di Buleleng

12 hari lalu

Tekan Mahalnya Bahan Pokok, Legislator Perindo Marselinus Rintis Program Pertanian Pekarangan Terpadu di Sulteng

2 bulan lalu

Mentan Copot Koordinator KPPG Surabaya karena Tak Serap Telur Peternak

7 bulan lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

8 bulan lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal