Pasar Hewan di Blora Ditutup, Begini Nasib Pedagang Jelang Idul Adha

Heri Purnomo
Sejumlah pedagang hewan kurban di Blora berinisiatif membentuk grup WA komunitas penjual hewan kurban untuk mempermudah komunikasi. (iNews/Heri Purnomo)

BLORA, iNews.id – Sejumlah pedagang maupun pembeli kebingungan membeli maupun menjual hewan korban, menjelang Idul Adha. Hal itu karena dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Pemerintah Kabupaten Blora telah menutup pasar hewan di Blora, beberapa minggu yang lalu. Akibatnya, harga hewan korban tahun ini pun anjlok Rp1 juta-Rp2 juta.

Untuk mengatasi hal tersebut, sejumlah pedagang hewan kurban di Blora berinisiatif membentuk grup WhatsApp komunitas penjual hewan kurban untuk mempermudah komunikasi.

Mereka harus menjual hewan kurban melalui online. Kalau pas nasib baik bisa dapat harga tinggi. Namun jika tidak meski pun dapat harga tinggi, ongkos kirimnya mahal karena lokasinya jauh.

Suyono (50) salah satu pedagang hewan kurban, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Jepon mengaku terkadang dapat harga tinggi, namun ongkir-nya mahal.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

7 Perempuan di Jateng Jadi Korban Deepfake AI, Semuanya Alumni SMAN 1 Cepu

15 hari lalu

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita

16 hari lalu

Kasus Asap Sampah Berakhir Damai, 2 Lansia di Blora Belum Diputus Bebas

22 hari lalu

Cekcok Asap Sampah Berujung Saling Pukul dengan Tetangga, Pasangan Lansia di Blora Diadili

1 bulan lalu

Serangan Jantung Mendadak, Pria Asal Semarang Tewas di Depan Kamar Hotel di Blora

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal