Pembangunan IPAL Etanol di Sukoharjo Belum Terwujud, Ini Penyebabnya

Ary Wahyu Wibowo
Kondisi Sungai Bengawan Solo yang diduga tercemar limbah industri pengolahan ciu. (iNews/Septyantoro)

SUKOHARJO, iNews.id - Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu industri etanol di Kabupaten Sukoharjo batal terwujud tahun ini. Sebelumnya rencana pembangunan telah diusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sejak tahun 2020. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo, Agustinus Setiyono mengatakan, pihaknya mengajukan bantuan anggaran IPAL Terpadu industri etanol ke Kementerian LHK senilai Rp6 miliar.

Pembangunan IPAL dinilai akan menyelesaikan persoalan limbah etanol yang selama ini diduga mencemari air Sungai Bengawan Solo

"Anggarannya kan besar, jadi harus ada bantuan dari pusat dan hal ini juga disetujui pemerintah provinsi," kata Agustinus Setiyono, Jumat (10/9/2021). 

Pengajuan bantuan anggaran ke kementerian, dilakukan setelah menyelesaikan penyusunan detail engineering design (DED). Merujuk DED, IPAL akan dibangun di lahan seluas 4.000 meter persegi di wilayah Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
16 hari lalu

Bareskrim Bongkar Praktik Judi Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

26 hari lalu

Pesepeda Ontel Tewas Tertabrak Kereta Api Batara Kresna di Sukoharjo, Terpental 40 Meter

26 hari lalu

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Solo

2 bulan lalu

Kecelakaan di Sukoharjo, Pemotor Tewas Tertabrak Truk Diduga Terobos Lampu Merah

3 bulan lalu

Jatuh ke Sungai Bengawan Solo saat Setrum Ikan, Warga Bojonegoro Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal