Pembangunan IPAL Etanol di Sukoharjo Belum Terwujud, Ini Penyebabnya

Ary Wahyu Wibowo
Kondisi Sungai Bengawan Solo yang diduga tercemar limbah industri pengolahan ciu. (iNews/Septyantoro)

"Perajin yang menyediakan lahannya," ujar Agustinus Setiyono. 

Ketersediaan IPAL terpadu diharapkan mengakomodasi limbah perajin etanol di Desa Ngombakan, Desa Karangwuni, Desa Bugel, dan Desa Bakalan di Kecamatan Polokarto. 

Perlu diketahui, sejumlah desa di Kecamatan Polokarto dan Kecamatan Mojolaban menjadi sentra kerajinan pembuatan etanol. Bahan baku alkohol dan salah satu produk turunannya disebut ciu, berupa etanol setengah jadi. 

Para perajin masih memanfaatkan IPAL komunal yang dibangun pemerintah daerah pada 2002 silam di Desa Bekonang, Mojolaban. Diakuinya, IPAL komunal yang kini difungsikan mengolah limbah sekitar 90 perajin etanol di Sukoharjo sudah tidak laik. 

IPAL mengalami kelebihan kapasitas pengolahan. Sebab jumlah perajin terus bertambah dari tahun ke tahun, sehingga pengolahan limbah tidak layak.

Agus menyampaikan, anggaran pembangunan Ipal diajukan ke Kementerian LHK karena keterbatasan dana yang dimiliki daerah.  Namun dalam perkembangannya, pengajuan terdampak refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Dugaan pencemaran air Sungai Bengawan Solo akibat limbah etanol belum lama ini menjadi sorotan. Menanggapi hal itu, Agustinus Setiyono menegaskan dugaan sumber pencemaran bukan hanya dari industri etanol saja. Namun diduga dari industri lainnya di luar Sukoharjo. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Praktik Judi Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

2 bulan lalu

Pesepeda Ontel Tewas Tertabrak Kereta Api Batara Kresna di Sukoharjo, Terpental 40 Meter

2 bulan lalu

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Solo

3 bulan lalu

Kecelakaan di Sukoharjo, Pemotor Tewas Tertabrak Truk Diduga Terobos Lampu Merah

4 bulan lalu

Jatuh ke Sungai Bengawan Solo saat Setrum Ikan, Warga Bojonegoro Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal