Pemerintah Terapkan PPKM Darurat Jawa-Bali, Begini Saran Ekonom UNS Solo

Ary Wahyu Wibowo
Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Lukman Hakim. Foto: Ist.

Lukman menyarankan agar bansos yang diberikan pemerintah diwujudkan dalam bentuk uang tunai. Alasannya bansos uang tunai lebih fleksibel dibelanjakan, sehingga bisa membantu ekonomi lokal yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Bansos sebaiknya dalam bentuk uang, karena akan lebih fleksibel untuk membelanjakannya dan bisa beli di warung-warung tetangga, sehingga bisa membantu menumbuhkan ekonomi lokal,” ujarnya.  

Mengenai kemungkinan pertumbuhan ekonomi di kuartal III tahun 2021, ia memprediksi pertumbuhannya akan lebih melambat. Ia menyebut dampak ini adalah konsekuensi agar angka pertambahan kasus positif Covid-19 dapat ditekan.

“Menurut perkiraan saya, pada tahun ini pertumbuhan sudah bisa positif sekitar 1-2 persen. Pada pengumuman Agustus nanti saya berharap pertumbuhan ekonomi sudah bisa sekitar positif 1 persen. Kita berharap upaya pemerintah untuk PPKM agar disambut masyarakat dengan lebih antusias, sehingga tujuan untuk menekan penularan Covid-19 bisa tercapai,” tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Ratusan Warga di Jombang Dicoret Bansos gegara Dituduh Judol hingga Salah Desil

11 hari lalu

Miris! Tukang Tambal Ban di Blora Dicoret Bansos karena Terdata Punya Mobil

14 hari lalu

8 Warga Miskin Blora Dicoret dari Penerima Bansos gegara Terindikasi Judol

14 hari lalu

Dituduh Terlibat Judol, IRT di Blora Dicoret dari Bansos hingga Batal Operasi Tumor

14 hari lalu

Lansia di Pekalongan Tak Lagi Dapat Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal