Pemkab Klaten Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Normal usai OTT KPK

iNews TV
Tujuh ruangan penting di komplek Kantor Pemkab Klaten disegel KPK pasca-operasi tangkap tangan terhadap bupati dan sejumlah pihak terkait. (Foto: iNews TV)

KLATEN, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan normal usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta sejumlah pejabat daerah.

Wakil Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi menegaskan, Pemkab Klaten menghormati penuh seluruh proses hukum yang sedang dijalankan penyidik lembaga antirasuah. 

Dia juga memohon doa restu dari seluruh warga agar jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap dapat memfokuskan diri pada pelayanan masyarakat.

"Kami menyikapi proses ini dengan menghormati sepenuhnya hukum yang berlaku. Saya memohon doa restu agar saya bersama jajaran OPD tetap dapat fokus dan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Klaten," ujar Mahanni Yulindha Pratiwi di Klaten, Jumat (16/10/2026).

Pantauan di lokasi, tim KPK menyegel sedikitnya tujuh ruangan di kompleks Kantor Pemkab Klaten. Ruangan yang dipasangi lembaran resmi berlogo KPK dengan segel pita merah bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" tersebut meliputi ruang kerja bupati dan wakil bupati Klaten, ruang kerja sekretaris daerah (sekda), Bagian Umum Pemkab Klaten, Bagian Layanan Pengadaan Sekretariat, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD), Ruang kerja Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), dan Ruang Sekretariat Pemkab Klaten.

Penyegelan tersebut merupakan buntut dari OTT KPK yang mengamankan sedikitnya sembilan orang di Klaten. Selain Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, pihak-pihak yang turut diamankan antara lain ajudan bupati (Bramantyo), Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah (Ahmad Luthfi H Rahmatullah), Kepala Inspektorat Klaten (Agus Suprapto), Kabag Prokopim (RI), Asisten Perekonomian dan Pembangunan (FI), Kepala BPKPAD Klaten (MH), adik bupati (HAS), serta seorang kontraktor/pihak swasta dari EO Madani (Muh Amin).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
40 menit lalu

KPK Segel 7 Ruangan di Kantor Pemkab Klaten Usai OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo

1 jam lalu

Penampakan Bupati Klaten Tiba di KPK, Tong Penyimpan Uang Rp1,9 Miliar Disita

57 menit lalu

Kena OTT, Kepala BPK Jateng Diperiksa KPK Diduga terkait Suap Audit

15 jam lalu

KPK OTT Bupati Klaten Diduga terkait Suap BPK hingga Pengadaan Barang dan Jasa

15 jam lalu

OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, KPK Sita Uang Rp1 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal