Pemprov Jateng Buka Kelas Virtual untuk Siswa Putus Sekolah di Tiga Daerah

Antara
Ilustrasi sekolah virtual. Foto: dok.

"Sebetulnya kalau di Solo tidak ada blank spot karena kalau tidak ada SMA di daerah itu pasti ada SMK maupun sebaliknya, tetapi (secara umum) di Jawa Tengah banyak daerah blank spot," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, untuk sistem pembelajaran kelas virtual ini hampir sama dengan sekolah pada umumnya. Meski demikian, yang membedakan adalah 75 persen pembelajaran dilakukan secara daring.

"Jadi nanti tetap ada tatap muka juga," katanya.

Ia mengatakan salah satu syarat mendaftar kelas virtual adalah siswa tersebut harus mengikuti penerimaan peserta didik baru (PPBD) secara daring dan mereka belum diterima di sekolah lain.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, kebijakan tersebut sesuai dengan Instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kalau dari instruksi pak gubernur seperti itu, (di Solo) ada di Pasar Kliwon," katanya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

57 tahun lalu

Gedung Gradhika Pemprov Jateng Rusak Tertimpa Tower saat Hujan dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Flotim, Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah akibat Akses Tak Layak

57 tahun lalu

Polisi Periksa Siswa SMP Aniaya Satpam di Luwu Utara, Terancam Hukuman 2 Tahun Bui

57 tahun lalu

4 Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal