Penjualan Masih Sepi saat Ramadan, Pedagang Perlengkapan Busana Muslim Berharap Keajaiban

Angga Rosa
Pedagang perlengkapan busana muslim saat saat menunggu konsumen di Pasar Tiban Ramadan di komplek Pasar Cengek, Tingkir, Salatiga. Foto: Ist.

"Wabah Covid-19 pengaruhnya besar sekali terhadap dunia usaha. Dulu setiap menjelang berbuka puasa, pasar tiban ramai pengunjung. Sekarang sepi, apalagi petugas kepolisian rutin operasi masker," ujarnya.

Sebelum pandemi ada di Indonesia, sepekan setelah memasuki Ramadan, dirinya dapat meraup untung sekitar Rp3 juta. Namun saat ini benar-benarjauh dari harapan. Meski demikian, dirinya tetap berjualan pecis dan sarung. Sebab hanya ketrampilan berdagang yang dimilikinya. 

"Ini sudah jadi bakat saya. Ini juga meneruskan usaha orangtua," ucapnya.

Dirinya berharap hari ke-20 Ramadan nanti, ada keajaiban menghampirinya. Barang yang ditawarkan, dapat terjual sebagaimana dahulu kala yang mencapai tiga kodi atau 60 biji pecis. Jika tidak, minimal setengahnya atau sekitar dua kodi pecis maupun sarung 

"Pecis saya jual dengan harga mulai Rp30.000.hingga Rp60.000. Saya berharap ke depan ada perubahan, pecis dan sarung banyak yang laku sehingga bisa beli kebutuhan lebaran," tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
25 hari lalu

Ban Selip, Truk Boks Terguling di Jalan Lingkar Selatan Salatiga

29 hari lalu

Kecelakaan Pemotor Berboncengan Tabrak Pohon di Salatiga, 1 Orang Tewas

1 bulan lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

2 bulan lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

2 bulan lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal