Pergeseran Tanah Masuk Zona Bahaya, Warga Desa Sumber Diminta Pindah

Dwi Soewanto
Sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang menanggung sekitar 80 jiwa harus keluar dari rumah untuk menghindari bahaya. (Foto:iNews/Dwi Soewanto)

Hingga minggu pagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menginstruksikan semua warga di kawasan terdampak pergeseran tanah untuk mengungsi. Berdasarkan hasil penelitian Tim Dinas Pengelola Energi dan Sumber Daya Mineral (DPESDM) kawasan Dusun Galih sudah masuk zona bahaya. Wilayah tersebut berpotensi longsor jika hujan terus mengguyur.

"Sehingga (pergeseran tanah) membuat retakan-retakan tanah. Sudah disarankn dari ESDM kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan dan sangat berbahaya. Sehingga warga diminta mengikuti saran berpindah ke tempat yang sudah dipersiapkan," kata Camat Tirtomoyo Joko Susilo di lokasi rekahan tanah.

Sejauh ini sejumlah warga lanjut usia (lansia) mulai menempati posko pengungsian. Tempat biasa ditinggali dalam kondisi bahaya. Tercatat sebuah rumah yang terbuat dari papan ambruk dan sejumlah rumah permanen mengalami retak di bagian dinding akibat pergeseran tanah tersebut.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
13 hari lalu

Cari Ikan di Sungai, Warga Purbalingga Temukan Mayat Pria Tersangkut Jaring

22 hari lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

27 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

29 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Kejati Pulbaket Semua SPPG di Jateng, Termasuk Milik Polri

31 hari lalu

Viral 2 Pria Digerebek Warga di Comal Pemalang, Diduga Pasangan Sesama Jenis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal