Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : El Nino Bikin Debit Air Turun, Kapasitas PLTA di Sulawesi Selatan Susut 650 MW
Advertisement . Scroll to see content

PLN IP Garap Proyek PLTS dan Baterai 60 MWp, Nilai Investasi Tembus Rp3,3 Triliun

Selasa, 22 September 2026 - 22:03:00 WIB
PLN IP Garap Proyek PLTS dan Baterai 60 MWp, Nilai Investasi Tembus Rp3,3 Triliun
Pemanfaatan energi surya ini juga diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi sistem kelistrikan, dengan potensi penurunan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) hingga sekitar Rp1.000 per kWh. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT PLN Indonesia Power (IP) memperkuat bisnis energi melalui pengembangan pembangkit energi terbarukan dan layanan pemeliharaan aset pembangkit. Langkah tersebut dilakukan melalui tiga kolaborasi strategis yang mencakup pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)-Battery Energy Storage System (BESS) hingga penguatan layanan maintenance, repair and overhaul (MRO) untuk pasar Asia Pasifik.

Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menjelaskan, transformasi bisnis dan transisi energi tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, keandalan aset, industri pendukung, teknologi, serta kompetensi nasional juga perlu diperkuat.

“Kami ingin transisi energi memberikan nilai tambah yang lebih luas. Bukan hanya menghadirkan energi yang lebih bersih, tetapi juga menciptakan efisiensi, memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan TKDN, dan membangun kapabilitas Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat regional,” ucap Bernadus dalam acara Electricity Connect 2026, Selasa (22/9/2026). 

Adapun, salah satu kolaborasi dilakukan PLN IP dengan PT ACE Energy Service (ACEES) untuk mengembangkan proyek dedieselisasi di 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah. Proyek tersebut memiliki potensi kapasitas PLTS sebesar 60 megawatt peak (MWp) dan BESS 200 megawatt hour (MWh).

Nilai investasi proyek diperkirakan mencapai Rp3,3 triliun dengan rencana pembiayaan dari konsorsium perbankan Korea dan Indonesia. Proyek tersebut juga diarahkan meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melalui penggunaan panel surya produksi dalam negeri dari Trina Mas Agra Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut