Permintaan Anjlok saat Pandemi, Pengusaha Ikan Asin di Cilacap Terancam Rugi Besar

Heri Susanto
Ilustrasi - perdagangan ikan asin. Foto: dok.

CILACAP, iNews.id – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap pelaku usaha pengeringan ikan di Kabupaten Cilacap. Harga dan permintaan ikan asin di pasaran menurun hingga 70 persen dibandingkan sebelum pandemi.

Wilayah kampung nelayan Sentolo Kawat, Kelurahan/Kabupaten Cilacap merupakan salah satu sentra penghasil ikan kering atau ikan asin.  Setiap harinya, puluhan ton ikan asin dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. 

Di lokasi ini terdapat berbagai jenis ikan yang diasinkan, antara lain ikan layur, bilis, blahan, ijoan,  peda dan udang rebon. Namun pandemi Covid-19 membuat permintaan ikan asin menurun drastis. 

“Sejak pandemi permintaan ikan asin turun drastis hingga 70 persen. Sebelum pandemi, saya bisa menjual 1 kuintal per hari. Tapi kini hanya 30 kilogram ikan asin per harinya,” kata salah satu pelaku usaha ikan asin, Hj Tega. 

Selain itu, harganya juga anjlok mulai dari Rp1.000 hingga Rp4.000 per kilogram. Akibat penurunan harga dan permintaan, para produsen terancam rugi besar. Sepinya permintaan mengakibatkan persediaan ikan asin menumpuk di gudang karena tak laku. 

Jika dibiarkan terlalu lama, ikan asin akan rusak dan hanya dijadikan sebagai bahan baku membuat konsentrat dengan nilai jual yang jauh lebih rendah. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
10 hari lalu

Polisi Bongkar Produksi Jamu Ilegal di Cilacap, Diduga Dicampur Paracetamol

18 hari lalu

Modus Kasih Sayang, Guru SMK di Cilacap Diduga Cabuli Siswi saat Curhat Masalah Keluarga

18 hari lalu

Dijaga Ketat Polisi, 313 Narapidana Narkoba Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

19 hari lalu

Kepergok Bobol Apotek, Pria di Cilacap Sembunyi di Kamar Mandi hingga Nyaris Diamuk Warga

1 bulan lalu

300 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Diduga Keracunan usai Santap Menu MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal