Petani Gagal Panen akibat Kemarau Panjang, Harga Sayuran di Banjarnegara Meroket

Elis Novit
Stok sayur di pasar tradisional Banjarnegara dalam sepekan ini mulai tersendat dampak dari musim kemarau panjang. (Elis Novit)

BANJARNEGARA, iNews.id - Stok sayur di pasar tradisional Banjarnegara dalam sepekan ini mulai tersendat dampak dari musim kemarau panjang. Akibatnya, harga semua jenis sayur mayur mengalami kenaikan Rp1.000.

Kol atau kobis mengelami kenaikan dari Rp5.000 naik menjadi Rp6.000 per kilogram, tomat dari sebelumnya Rp4.000 naik menjadi Rp5.000 per kilogram.

Kemudian wortel dari Rp8.000 naik menjadi Rp10.000 per kilogram. Daun bawang atau muncang dari Rp5.000 naik menjadi Rp6.000 per ikat, timun dari Rp6.000 naik menjadi Rp7.000 per kilogram .

“Naiknya harga sayur ini membuat omzet turun hingga 40 persen dibanding hari biasa, karena banyak pelanggan yang mengurangi jumlah belanjaannya,” kata Sunani, pedagang sayuran, Jumat (27/10).

Menurutnya, harga sayur dapat kembali naik bila pasokan sayur masih tersendat. Musim kemarau mengakibatkan daerah penghasil sayuran sebagai pemasok utama ke pasar Banjarnegara mengalami gagal panen.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kebakaran Lahan di Jember, Mobil Damkar Hendak ke TKP Sempat Terjebak Karnaval Sound Horeg

7 hari lalu

Kekeringan di Majalengka, Warga Desa Kulur Berebut Bantuan Air Bersih

12 hari lalu

Bikin Resah! Buaya Muara Kerap Ikuti Perahu di Sungai Bluru Kidul Sidoarjo

19 hari lalu

Kemarau Panjang, Warga Banyumas Gali Kubangan di Pinggir Sungai untuk Dapatkan Air Bersih

26 hari lalu

Karhutla Makin Parah, Pemkot Palangka Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal