Petani Keberatan Dipaksa Beli Pupuk Bersubsidi di KPL, Bupati Blora Surati Pemerintah Pusat

Heri Purnomo
Polisi mendatangi kios pupuk usai diegruduk petani di Desa Tempellemahbang, Jepon, Blora. (iNews/Heri Purnowo)

Di Blora sendiri ada kelompok tani yang dulu kartu taninya masuk di e-rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) tiba tiba datanya hilang. "Kios sendiri itu wajib menebus seluruh pupuk sesuai alokasi. Sedangkan pendistribusianya bertahap. Kalau pendistribusiannya meskipun dimusim kemarau. Padahal petani butuhnya pupuk dimusim tanam, " kata Agus. 

Petani sendiri, lanjut Agus, hanya mau menebus pupuk ketika ia butuh yaitu di musim tanam atau penghujan. Ia tidak mau tahu tokonya kalau pas butuh pupuk harus ada dan gampang.  "Regulasinya kan tidak seperti itu, kios harus menebus dulu. Kalau petani tidak mau menebus jatahnya,  berarti tahun berikutnya alokasinya di kurangi karena jatah yang kemarin masih ada sisa,” ujarnya.

Kios sendiri masih dibebani dengan biaya registrasi tiap bulanya oleh BRI, padahal mereka membatu mempermudah petani untuk transaksi. Kalau petani harus datang ke BRI tiap mau membeli pupuk itu pun akan memakan waktu lama. Mereka harus antri dulu keburu pupuknya habis. 

"Mari kita ajak bersama sama memikirkan solusi terbaik, jangan saling menyalahkan, Pemerintah harus juga tahu kesulitan kios," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita

5 hari lalu

Kasus Asap Sampah Berakhir Damai, 2 Lansia di Blora Belum Diputus Bebas

11 hari lalu

Cekcok Asap Sampah Berujung Saling Pukul dengan Tetangga, Pasangan Lansia di Blora Diadili

12 hari lalu

Viral Petani di Tuban Terbang Pakai Drone Raksasa, Angkut Pupuk Lewati Tambak

24 hari lalu

Serangan Jantung Mendadak, Pria Asal Semarang Tewas di Depan Kamar Hotel di Blora

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal