Polisi Terjunkan Tim Bersenjata Kawal Reka Ulang Kasus Sodomi di Cilacap

Heri Susanto
Reka ulang kasus pencabulan di Cilacap. (Foto: iNews/Hari Susanto).

CILACAP, iNews.id - Polisi menurunkan tim bersenjata lengkap mengawal proses rekonstruksi kasus sodomi bocah di kawasan hutan pinus, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Hal ini dilakukan untuk menghindari amukan massa saat reka ulang kasus tersebut.

Kapolres Cilacap, AKBP Derry Agung Wijaya mengatakan, ada 12 adegan dalam rekonstruksi ini. Kegiatan ini untuk menyusaikan berita acara pemeriksaan (BAP) dari tersangka dengan fakta di lapangan.

"Kami telah melakukan reka ulang kasus ini. Total ada 12 adegan dan semuanya sesuai BAP," kata AKBP Derry di Kabupaten Cilacap, Jateng, Sabtu (25/7/2020).

Pantauan iNews, sejumlah petugas kepolisian bersenjata lengkap ikut mengawal proses rekonstruksi tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya amukan warga terhadap tersangka.

Rekonstruksi berlangsung di TKP kejadian yakni kawasan hutan pinus Kabupaten Cilacap. Pelaku berinisial K alias Ceming (27) diduga telah mencabuli 30 anak laki-laki dengan iming-iming bermain game online.

Dari pengakuan tersangka, aksi ini dilakukan sejak satu tahun terakhir atau pada 2019 lalu. Namun kasusnya baru sekarang terungkap setelah ada korban yang melaporkannya ke polisi.

Kini K mendekam di sel tahanan Mapolres Cilacap. Dia terancam hukuman 15 tahun penjara dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak. Sementara korban mengalami trauma atas kejadian tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
18 jam lalu

Kunker Gibran ke Cilacap Dinilai Strategis, Guru Besar Unsoed: Jangan Berhenti di Wacana!

13 hari lalu

Polisi Bongkar Produksi Jamu Ilegal di Cilacap, Diduga Dicampur Paracetamol

21 hari lalu

Modus Kasih Sayang, Guru SMK di Cilacap Diduga Cabuli Siswi saat Curhat Masalah Keluarga

21 hari lalu

Dijaga Ketat Polisi, 313 Narapidana Narkoba Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

22 hari lalu

Kepergok Bobol Apotek, Pria di Cilacap Sembunyi di Kamar Mandi hingga Nyaris Diamuk Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal