POM Gerebek Pabrik Jamu Ilegal di Cilacap, Ada Tongkat Ajimat Madura hingga Kopi Jantan

Tim iNews.id
Petugas Kantor Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Banyumas menggerebek tempat produksi obat jamu tradisional atau jamu ilegal di Desa Gentsasi, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. (IST)

Dikutip dari iNewsPurwokerto.id, setidaknya terdapat sekitar 1.000 dus jamu ilegal dengan nilai nominal mencapai Rp225 juta. "Ini nanti kita lakukan tindak lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Jamu-jamu ilegal yang disita tersebut rata rata untuk stamina pria dewasa. Ada pula jamu ilegal yang digunakan khusus untuk wanita. Terkait kandungan bahan kimia obat (BKO) dalam jamu-jamu ilegal tersebut, pihaknya belum dapat membuktikan, karena memerlukan uji laboratorium

"Jamu jamu ini kebanyakan untuk stamina pria, ada juga tongkat azimat Madura, ini yang biasanya digunakan untuk wanita. Kalau kandungan kimia ini nanti akan kita buktikan dengan uji di laboratorium. Jadi setelah ini nanti kami lakukan tes sampling kemudian kita ambil beberapa untuk kita uji di laboratorium," ungkapnya.

Dalam operasi tersebut juga ditemukan serbuk kapur yang digunakan untuk pembuatan tongkat ajimat Madura. "Sementara informasi yang kami dapatkan dari pembuat, bahannya dari kapur yang diserbukkan kemudian dibuat seperti setengah padat kemudian dibentuk seperti tongkat," ujarnya.

Untuk pemasaran produk jamu ilegal ini, lanjut dia diedarkan keluar daerah. Bahkan hingga luar Pulau Jawa. "Pemasarannya yang jelas sampai keluar wilayah Cilacap ini. Jadi dari data data yang bisanya kami temukan, informasi dijual sampai keluar daerah, bahkan ada yang sampai keluar Jawa," katanya.

Saat operasi tersebut, pemilik jamu ilegal berinisial A sempat meninggalkan lokasi. Meskipun demikian, pihaknya telah mengantongi identitas pemilik tempat produksi jamu tersebut untuk dimintai klarifikasi.

"Waktu kita lakukan kegiatan ini tadi pemiliknya memang pertama menemui, setelah itu meninggalkan tempat ini. Tapi kami sudah punya datanya, nanti akan kami kita minta klarifikasi ke pemiliknya tersebut," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Beras Mahal, Ribuan Warga Cilacap Antre Bantuan di Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera

8 hari lalu

Terungkap! Begini Modus Oknum Guru Ngaji di Cilacap Sodomi 24 Bocah Laki-Laki

8 hari lalu

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Cilacap Sodomi 24 Bocah Laki-Laki, Beraksi Sejak 2015

8 hari lalu

Seru! Mahasiswa Asing Ikut Lomba Masak Tempe Mendoan Bersama Pelajar SMP di Cilacap

14 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,6 Guncang Cilacap Hari Ini, Berpusat di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal