Potret Toleransi di Purbalingga, Penaruban Bersalawat dan Tari Sufi Digelar di Kompleks Gereja

Tim iNews.id
Penaruban Bersalawat dalam rangka khataman santri Majelis Taklim (MT) Nurulloh Junjung Drajat dan Harlah ke-3 Tari Sufi Purbalingga, Senin (27/2) malam. (Foto: Istimewa)

"Setiap orang kan merindukan surga. Surga dalam bahasa Arabnya, Jannah. Di Jannah itu ada taman, ada keragaman yang tumbuhannya berbeda-beda. Mari kita jaga keberagaman itu," ujar Kiai Budi yang juga guru besar Tari Sufi Nusantara ini.

Masyarakat Indonesia yang jumlahnya 270 juta, lanjut Kiai Budi, juga harus rukun, yang diikat sesanti Bhineka Tunggal Ika, yang artinya meskipun berbeda-beda tetaplah satu. 

"Bhineka Tunggal Ika itu disimbolkan burung garuda. Garuda adalah raja segala burung, yang selalu mau berdamai dan menghargai burung-burung lainnya. Mari jadikan garuda di dadaku, agar kita hidup rukun. Sekali lagi saya tekankan, kalau ada suasana sorga yang diturunkan ke bumi, ya wujudnya kerukunan yang kita rasakan malam ini,” ujarnya.

Kiai Budi juga mengajak, agar para jemaah selalu menjaga kerukunan dan rasa cinta kepada sesama di lingkungan Rukun Tetangga  (RT). "Inilah Indonesia, yang dibangun dari banyak RT,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 jam lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

6 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

11 hari lalu

Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 250 Kg di Purbalingga Libatkan Damkar

11 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

13 hari lalu

17 Hari Hilang, Pelajar Perempuan di Semarang Ditemukan di Rumah Kos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal