Potret Warga Bertaruh Nyawa Seberangi Jembatan Darurat di Sungai Perbatasan Demak-Kudus

Sukmawijaya
Warga harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan di atas Sungai Wulan, perbatasan Demak-Kudus. (Sukmawijaya)

Warga berharap segera dibangunkan jembatan permanen, namun belum ada respons dari pemerintah. Seperti halnya jalan tol, warga tidak keberatan harus membayar uang senilai Rp2.000 untuk mengakses jembatan pulang-pergi.

Jembatan Sentro-Dungwaru merupakan jembatan musiman yang dikaryakan beberapa warga secara mandiri. Saat musim kemarau, jembatan itu dibangun untuk akses jalan. Namun setelah 6 bulan musim hujan warga hanya bisa menyeberangi sungai dengan perahu besar.

“Jembatan ini berada di bibir Sungai Wulan saat musim hujan jembatan pun dibongkar karena sering tergenang air sungai,” kata Harjo Sukron, perangkat Desa Kedungwaru Lor.

Saat debit sungai meninggi, bahkan beberapa ruas jalan menuju jembatan tergenang air. Untuk menyeberang sungai, warga harus menumpang perahu dan memarkirkan motornya di ujung tanggul sungai. 

“Saat melintas harus mengantre siapa dulu yang sudah melintas, pengendara lain harus sabar menunggu,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
11 hari lalu

Perselisihan Keluarga di Kudus Berujung Maut, Anak Tewas Ditikam Ayah

1 bulan lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Sri Lestari Korban Pembunuhan Sadis di Demak

1 bulan lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

1 bulan lalu

Adik Sri Lestari Tak Menyangka Jasad Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Kakaknya

1 bulan lalu

Misteri Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Terungkap, Pembunuh Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal