Prajurit Raider Kostrad Aniaya Warga Salatiga hingga Tewas, Ini Penjelasan Pangkostrad

riana rizkia
Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak. (Ist)

JAKARTA, iNews.idPangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak membeberkan kronologi kasus pemukulan oleh prajurit Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa/6/2 Kostrad ke warga sipil di Kota Salatiga. Penganiayaan tersebut mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Dia mengungkapkan, kejadian berawal saat  prajurit TNI AD bernama Pratu Roni Waluyo di Salatiga, Jawa Tengah berboncengan dengan istrinya menggunakan sepeda motor, lalu ada mobil yang menyerempet dan menyebabkan istrinya terjatuh. 

"Ini kan ceritanya dia dengan istrinya, istrinya lagi hamil sampai terjatuh," kata Maruli kepada wartawan di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022). Saat menyerempet Pratu Roni dan istrinya, di mengatakan bahwa korban juga dalam kondisi mabuk. 

Maruli mengatakan, keduanya sempat bersitegang, dan Pratu Roni juga dilaporkan mengalami pengeroyokan oleh korban bersama rekan-rekannya. "Dia (Pratu Roni) dipukuli," ujar mantan Kasdam IV Diponegoro ini.

Kesal karena dikeroyok, Maruli mengatakan bahwa Pratu Roni mengajak teman-teman dari kesatuan TNI untuk mendatangi lokasi dan menangkap korban.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Peserta Muktamar NU Diduga Dipukuli karena Beda Dukungan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

1 bulan lalu

Ban Selip, Truk Boks Terguling di Jalan Lingkar Selatan Salatiga

1 bulan lalu

Kurir Pukul Siswa SMAN 2 Mamuju Diduga gegara Ditertawakan, Korban Ternyata Anak Pejabat

1 bulan lalu

Kecelakaan Pemotor Berboncengan Tabrak Pohon di Salatiga, 1 Orang Tewas

2 bulan lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal