Pusing Ditagih Utang, Warga Banyumas Pasang Spanduk Tolak Bank Keliling Masuk Desa

Saladin Ayyubi
Pengumuman rentenir, koperasi dan bank keliling dilarang masuk desa di Kecamatan Wangon, Banyumas (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga selesai mempengaruhi keuangan sejumlah warga. Warga yang pusing saat ditagih utang pun memasang spanduk penolakan bank keliling masuk ke desanya.

Salah satu warga yang sudah melakukan antisipasi hal tersebut yakni masyarakat di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Sejumlah pintu masuk ke desa-desa di Kecamatan Wangon kini banyak terpasang spanduk bertuliskan penolakan bank harian masuk wilayahnya.

Pemasangan spanduk penolakan ini dilakukan warga karena kedatangan para penagih hutang harian. Sementara, kondisi keuangan mereka terganggu karena wabah virus corona.

Menanggapi hal itu, beberapa pihak mengajak bank harian untuk bisa menyelesaikan dengan cara bijak melihat kondisi saat ini.

"Kan sudah ada imbauan dari pak Jokowi bahwa bank atau perusahan pembiayaan seperti koperasi dan lainnya untuk mengangguhka penagihan kepada masyarakat," ucap Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Pancasila Eko Subagyo, Sabtu (25/4/2020).

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Talas Lokal Diolah Jadi PMT Balita, Tim Unsoed Latih Kader Posyandu Desa Senon Cegah Stunting

6 hari lalu

Gegara Tagih Utang Rp3 Juta, Perangkat Desa di Probolinggo Dibacok hingga Terluka Parah

12 hari lalu

Pria di Lhokseumawe Diculik gegara Utang Bisnis Rp124 Juta, 2 Pelaku Ditangkap

1 bulan lalu

Kasus Utang Rp500.000 Jadi Rp70 Juta, Nenek Ngatini Dipanggil Penyidik Polres Jombang

4 bulan lalu

Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal