Rakornas di UKSW, Menko Muhaimin Minta Anggaran Kemiskinan Difokuskan untuk Pemberdayaan

Tim iNews
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar usai membuka rakornas di UKSW Salatiga. (Foto: ist)

SALATIGA, iNews.id – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mendorong perubahan kebijakan anggaran penanggulangan kemiskinan agar lebih berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar pemberian bantuan sosial (bansos).

Hal itu disampaikan Muhaimin saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026). “Setiap rupiah yang keluar dari APBN kita adalah anggaran untuk memandirikan masyarakat,” kata Muhaimin.

Menurutnya, anggaran penanggulangan kemiskinan perlu diarahkan untuk membuka akses pekerjaan, memperkuat keterampilan, mengembangkan usaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan begitu, warga yang mampu mandiri dapat beralih menjadi pelaku ekonomi produktif.

Muhaimin menegaskan, bantuan sosial tetap diperlukan bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan, terutama lanjut usia dan penyandang disabilitas. Namun, masyarakat yang memiliki kapasitas untuk mandiri perlu mendapat dukungan pemberdayaan yang tepat sasaran.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada pengangguran lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Muhaimin menyebut sekitar 1,6 juta lulusan SMK masih menganggur sehingga diperlukan pembenahan pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pendidikan mulai dari menengah hingga perguruan tinggi adalah cara kita memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kelas ekonomi masyarakat kita,” ujarnya.

18.849 Desa Jadi Binaan Perguruan Tinggi

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Abdul Haris, mengungkapkan jumlah desa binaan perguruan tinggi meningkat dari 17.108 desa pada 2025 menjadi 18.849 desa pada 2026.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
26 hari lalu

Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Kemiskinan: Saya Akan Berjuang Sekeras-kerasnya

1 bulan lalu

Bukan Salah Hitung! Ini Alasan Angka Kemiskinan RI versi BPS dan Bank Dunia Beda

3 bulan lalu

Royal Dinner di UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

8 bulan lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

10 bulan lalu

Jelang Akhir Tahun, PT Rimba Lazuardi Serahkan Bantuan Pengembangan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal