Sebar Hoaks Jalan Ditutup akibat Corona, Ibu Muda di Semarang Kena Wajib Lapor

Antara
Ibu muda di Kota Semarang meminta maaf dan dikenakan wajib lapor karena menyebarkan berita hoaks penutupan jalan. (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.idIbu muda di Kota Semarang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat akibat unggahannya melalui aplikasi pesan WhatsApp tentang penutupan ruas jalan di Sampangan, Kota Semarang.

Unggahan yang diduga hoaks tersebut sontak meresahkan warga karena dikaitkan dengan penyebaran corona (Covid-19).

Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Maulud mengatakan, pelaku bernama Oktavia Eko Wati (39), warga Sampangan, Kota Semarang, diduga menyebarkan informasi tanpa mengecek kebenarannya.

Menurut dia, kejadian itu bermula pada 31 Maret 2020 pelaku melintas di Jalan Lamongan Barat, Kota Semarang, yang kondisinya ditutup pada malam hari.

"Yang bersangkutan ini kemudian bertanya ke rekannya yang tinggal di daerah itu tentang penutupan jalan tersebut yang kemudian dijawab mungkin karena Corona," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
16 jam lalu

Jambret Sadis Berjaket Ojol Seret Nenek di Semarang Ditangkap, Gasak Uang Rp180.000

10 jam lalu

Pengeroyokan Pemuda di Semarang, 1 Pelaku Ditangkap 3 Diburu Polisi

22 jam lalu

Pengeroyokan Pemuda di Semarang, Korban Ditembak dan Teman Wanita Disiram Minyak Panas

7 hari lalu

Update Kebakaran Rumah di Semarang, 2 Balita Sempat Dirawat Akhirnya Meninggal

7 hari lalu

Kebakaran Rumah di Banyumanik Semarang Tewaskan Bayi 6 Bulan, 1 Balita Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal