Sejarah Candi Borobudur, Warisan Raja Samaratungga dari Sriwijaya

Avirista Midaada
Candi Borobudur yang dikenal juga dengan nama Candi Jinaya dan Sambharabhudara di Magelang, Jawa Tengah. (Foto: Ist)

Terdapat sumber yang menyebutkan Samaratungga merupakan putra Maharaja Dananjaya yang bergelar Sri Sanggramadananjaya. Sumber lain menyebutkan Samaratungga merupakan putra Raja Indra (782-812).

Oleh Raja Indra, Samaratungga dinikahkan dengan Dewi Tara, putri Dharmasetu (raja Sriwijaya).

Dari pernikahan tersebut, Samaratungga memiliki putri yang bernama Pramodawardhani (Sri Kahulunan atau Sri Sanjiwana) dan Balaputradewa. Nama Pramodhawardani inilah yang akhirnya dinikahkan dengan Mpu Manuku atau yang dikenal dengan Rakai Pikatan, ketika Samaratungga berkuasa.

Konon pernikahan ini memiliki arti sebab keduanya memiliki agama yang berbeda, yakni Hindu dan Buddha. Mpu Manuku akhirnya mendapatkan beberapa daerah bebas pajak dan diangkat sebagai penguasa di daerah Pikatan karena jasanya turut merawat Candi Bhumisambhara.

Samaratungga selama menjabat sebagai raja Medang Mataram telah menerapkan kebijakan, yakni mengangkat Mpu Manuku yang semula menjabat sebagai pimpinan daerah Patapan (Rakai Patapan) sebagai pimpinan daerah Pikatan (Rakai Pikatan). Selain itu, Samaratungga juga memberikan anugerah kepada Mpu Manuku berupa tanah bebas pajak.

Kebijakan itu diambil Samaratungga karena Mpu Manuku telah berjasa besar merawat Candi Bhumisambhara. Bahkan Samaratungga juga lebih memprioritaskan pengembangan budaya dan agama Buddha, dibandingkan ekspansi wilayah kekuasaan seperti pendahulunya. Tak heran bila Candi Bhumisambhara, berkembang jadi pusat pengembangan agama Buddha.

Warisan candi dari Samaratungga itu kini telah direkonstruksi oleh Sir Thomas Stamford Raffles Gubernur Jenderal Hindia Belanda pada 1812 M. Candi Bhumisambhara yang merupakan nama aslinya kini dikenal dengan Borobudur atau Candi Jinaya dan Sambharabhudara serta nama lainnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

12 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

12 hari lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

13 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Truk Tangki Tabrak 2 Kendaraan di Magelang, 6 Orang Dilarikan ke RS

19 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal