Sejarah Tugu Lilin, Lambang Kota Solo sebagai Cagar Budaya Nasional

Endang Ayu Puji Astutik
Tugu Lilin, Lambang Kota Solo sebagai Cagar Budaya Nasional. (foto IG @surakartakita)

Saat itu, Budi Utomo melalui Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPKI) berinisiatif untuk mendirikan tugu tersebut.

Konsep dari bangunan Tugu Lilin ini ditawarkan oleh Ir. Soetjipto, pada saat itu dianggap memenuhi cita-cita kebangsaan dan mudah dimengerti masyarakat secara luas.

Sebab,  bentuk sebuah tugu yang ditawarkan tersebut melambangkan kekuatan, sedangkan ikon lilin memiliki arti penerang, yaitu harapan para pejuang di zaman dahulu yang berjuang mati-matian demi mencapai hari kemerdekaan Indonesia.

Meskipun dalam pendirian bangunan tugu Lilin saat itu sudah mendapatkan izin dari Pakubuwono X pada akhir November 1933. 

Akan tetapi, prosesnya ternyata memiliki banyak hambatan yang harus dilewati. Pasalnya, pemerintahan Hindia Belanda sempat menolak pembangunan tugu tersebut karena dianggap sebagai simbol pemberontakan. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

5 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

6 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

11 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

19 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal