Sekum Muhammadiyah Sikapi Ancaman Penutupan SMP Butuh terkait Perundungan Siswa

Kastolani Marzuki
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu'ti. (Foto: Dok.iNews.id)

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan untuk menutup sekolah tempat terjadinya bullying. Dia pun berencana melebur sekolah berkapasitas murid kecil dengan sekolah lain di sekitarnya.

Hal ini disampaikan Ganjar sebagai tindak lanjut kasus bullying yang terjadi di sebuah SMP di Purworejo. Ganjar mengatakan, kasus bullying ternyata tak hanya terjadi di sekolah dengan kapasitas murid besar. Sebagaimana terjadi di Purworejo, bullying juga terjadi di sekolah berkapasitas kecil.

Ganjar juga terus membujuk siswi korban bullying di sebuah SMP di Purworejo pindah sekolah. Ganjar meminta siswi tersebut belajar di sekolah luar biasa (SLB).

Dari hasil kunjungan Dinas Pendidikan Pemprov Jateng, korban bullying di Purworejo masuk kategori anak berkebutuhan khusus. Ganjar menuturkan, sudah mencari tempat tinggal untuk siswi tersebut. Lokasinya pun tak jauh dari sekolah yang direkomendasikan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
21 hari lalu

Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS

27 hari lalu

Viral Siswa SMP di Tulang Bawang Lampung Di-Bully Sampai Patah Tangan

1 bulan lalu

Viral Siswi SD di Lampung Timur Di-bully Teman Sekolah, Dipukul Bergantian hingga Trauma

2 bulan lalu

Baru Keluar Penjara, Residivis Perkosa Mahasiswi di Kulonprogo

3 bulan lalu

Viral Video Perundungan Siswi SMP di Gowa, Korban Dijambak dan Dipukul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal