Sekum Muhammadiyah Sikapi Ancaman Penutupan SMP Butuh terkait Perundungan Siswa

Kastolani Marzuki
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu'ti. (Foto: Dok.iNews.id)

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan untuk menutup sekolah tempat terjadinya bullying. Dia pun berencana melebur sekolah berkapasitas murid kecil dengan sekolah lain di sekitarnya.

Hal ini disampaikan Ganjar sebagai tindak lanjut kasus bullying yang terjadi di sebuah SMP di Purworejo. Ganjar mengatakan, kasus bullying ternyata tak hanya terjadi di sekolah dengan kapasitas murid besar. Sebagaimana terjadi di Purworejo, bullying juga terjadi di sekolah berkapasitas kecil.

Ganjar juga terus membujuk siswi korban bullying di sebuah SMP di Purworejo pindah sekolah. Ganjar meminta siswi tersebut belajar di sekolah luar biasa (SLB).

Dari hasil kunjungan Dinas Pendidikan Pemprov Jateng, korban bullying di Purworejo masuk kategori anak berkebutuhan khusus. Ganjar menuturkan, sudah mencari tempat tinggal untuk siswi tersebut. Lokasinya pun tak jauh dari sekolah yang direkomendasikan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Warga Demo Sekolah Buntut Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Di-bully Kakak Kelas

8 hari lalu

Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Korban Bullying, Sempat Mengeluh Sakit Perut

8 hari lalu

Kekerasan Berujung Duka! Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Korban Bullying Kakak Kelas

10 hari lalu

Kasus Dugaan Bullying di Alexandria Islamic School Bekasi Diselidiki Polisi, 5 Saksi Diperiksa

11 hari lalu

Viral Siswa SMP Alexandria School Bekasi Luka Parah Diduga Korban Bullying

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal