Kepala Sekolah Muhammadiyah Sampang, Dwi Kartika Wahyuningsih, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mengenalkan budaya lokal melalui makanan tradisional.
"Dalam rangka HUT kemerdekaan, kami mengangkat budaya lokal. Tujuannya agar anak-anak muda sekarang tahu akan makna kebangsaan dari makanan tradisional," ujarnya.
"Kebetulan kami mengangkat makanan tradisional mendoan dan alhamdulillah kami berkerja sama dengan mahasiswa asing untuk membuat makanan tradisional berasa internasional," katanya.
Salah satu pelajar asal Afrika, Abdalrahim Siddig Agadouf, mengaku senang bisa mengenal budaya Indonesia melalui perayaan HUT Kemerdekaan RI.
"Mendoan ini enak banget, saya suka makan saat malam," katanya.
Para pelajar asing tersebut mengaku baru pertama kali mengikuti lomba memasak tempe mendoan sekaligus mencicipi langsung makanan khas Indonesia itu.