Di tengah keterbatasan fisik dan ekonominya, Amanda dikenal sebagai sosok pelajar yang pantang menyerah dan berprestasi. Ia memiliki bakat luar biasa di bidang desain grafis dan aktif mengasah kemampuannya di sekolah.
Namun, saat pendataan program bantuan pendidikan berbasis desil keluar, nama Amanda justru bertengger di Desil 9—kategori kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi—sehingga berpotensi kehilangan hak bantuan pemerintah.