Solar Langka, Nelayan di Kendal Menganggur dan Tak Bisa Melaut

Eddie Prayitno
Ratusan jerigen milik nelayan mengantre di SPBN Dermaga Bandengan Kendal. (iNews/Eddie Prayitno)

Sebelum solar langka penghasilan nelayan rata-rata Rp500.000, namun kelangkaan solar membuat  penghasilan nelayan paling hanya bisa untuk makan sehari. “Biasanya melaut satu hari pulang, sekarang cuma setengah hari. Penghasilan berkurang karena bahan bakar sulit. Jadi sedih dan nggak semangat,” katanya.

Petugas SPBN Bandengan Maskuri mengatakan kelangkaan solar disebabkan pasokan dari Pertamina terlambat. “Kalau harga tidak ada kenaikan, namun karena pasokan terlambat sehingga para nelayan harus mengantre,” katanya.

Dia mengatakan, untuk jatah solar tidak ada pengurangan sekali kirim Rp16.000  liter cuma ada keterlambatan pasokan dari Pertamina. Sementara jika nelayan membeli di SPBU tidak diperbolehkan dan harus membawa surat pengantar agar bisa dilayani.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Polda Babel Bongkar Penimbunan Solar Subsidi 8.000 Liter, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kebakaran di Kendal, Gedung SDN 1 Getasblawong Ludes gegara Bakar Sampah

57 tahun lalu

Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam

57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal