Peristiwa itu pertama kali dilaporkan Supranoto, rekan kerja korban yang juga karyawan. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
Polisi menemukan luka lecet ringan pada bagian pelipis. Luka tersebut diduga muncul akibat benturan dengan dudukan kayu traktor saat korban terjatuh.
"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga mengalami serangan jantung saat bekerja karena memiliki riwayat penyakit jantung," ujarnya.
Jenazah Muryono kemudian dievakuasi ke Puskesmas Boja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, Muryono meninggal akibat sakit saat menjalankan pekerjaannya sebagai operator traktor.
Polisi juga menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung sehingga dugaan awal mengarah pada serangan jantung. Setelah proses penanganan selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak perusahaan perkebunan untuk keperluan administrasi sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Salatiga.