Tradisi Perang Obor di Jepara, Warga Saling Serang Gunakan Obor Tanpa Pilih Lawan

Alip Sutarto
Sejumlah warga terlibat saling pukul dengan obor dalam tradisi perang obor di Desa Tegalsambi, Kabupaten Jepara, Senin (5/6) malam. (Alip Sutarto)

“Penyakit hewan ternak sembuh setelah dua tokoh Mbah Gemblong dan Kiai Babatan terlibat saling pukul dengan menggunakan obor dari pelepah kelapa dan daun pisang yang dibakar,” katanya.

Perang obor menjadi bagian tradisi sedekah bumi warga Desa Tegalsambi Jepara yang digelar setiap tahun tepatnya hari Senin pahing di bulan Zulkaidah.

Tradisi ini menjadi warisan leluhur yang harus dijaga karena telah menjadi aset budaya daerah dan nasional.

Karena kemeriahannya, perang obor mampu menggerakkan destinasi wisata lain yang ada di Desa Tegalsambi termasuk di antaranya wisata pantai.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
18 hari lalu

Peserta Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Minta Maaf, Akui Kurang Literasi

21 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

1 bulan lalu

Truntum Cihampelas Hadir di Matta Fair Malaysia 2026, Bawa Pesona Bandung

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini M 5,0 Guncang Jepara, Pusat Getaran di Laut

3 bulan lalu

Kecelakaan Maut di Jepara, 2 Pemotor Tewas usai Hantam Truk Kontainer 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal