Tradisi Unik Kenduren Udan Dawet, Ritual Warga Lereng Merbabu Meminta Hujan

Tata Rahmanta
Ratusan warga berebut gunungan saat tradisi kenduren udan dawet di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. (Tata Rahmanta)

Sebelumnya, warga mengarak gunungan cendol dawet dan gunungan hasil bumi serta nasi tumpeng lengkap dengan lauk pauknya keliling kampung menuju sendang atau sumber air Mende Rejo yang ada di desa setempat.

Sumber air Mende Rejo diyakini dahulu kala menjadi tempat persinggahan para wali dan alim ulama saat perjalanan melaksanakan siar agama islam di jawa.

Setelah berkumpul kemudian dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat desa setempat untuk memohon hujan serta keselamatan kepada sang pencipta. Usai melalui ritual, semua makanan dan minuman dinikmati berama.

“Meski di Boyolali sudah memasuki musim hujan, namun tradisi kenduri udan dawet tetap dilakukan,” kata Komarudin, Kepala Desa Banyuanyar, Minggu (16/10/2022).

“Hal itu agar diberikan air hujan yang bisa mendatangkan berkah hujan dan keselamatan kepada sang pencipta serta  melestarikan tradisi warisan nenek moyang,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal