Tradisi Ketuin ini dipopulerkan oleh Mbah Akhmad Rukyat, seorang sesepuh dan ulama karismatik Kaliwungu, yang mengajarkan pentingnya menjaga silaturahmi serta tenggang rasa.
Melalui tradisi ini, generasi muda diajarkan nilai kearifan lokal untuk saling memberi dan menguatkan kebersamaan, menjadikannya warisan budaya khas yang terus dijaga kelestariannya di Kendal.