Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan Malang dan Sejarah Gas Air Mata di Sepak Bola

Avirista Midaada
Ahmad Antoni
Polisi menghalau suporter dengan menggunakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang/ (Antara)

Berikut aturan FIFA soal penggunaan gas air mata di stadion: 

Untuk melindungi para pemain dan ofisial serta menjaga ketertiban umum, diperlukan penempatan steward dan/atau polisi di sekeliling lapangan permainan. Saat melakukannya, pedoman berikut harus dipertimbangkan.

a) Setiap steward atau petugas polisi yang ditempatkan di sekitar lapangan permainan kemungkinan besar akan direkam di televisi, dan oleh karena itu perilaku dan penampilan mereka harus memiliki standar tertinggi setiap saat," lanjut regulasi tersebut.

b) Tidak ada senjata api atau “gas pengendali massa” yang boleh dibawa atau digunakan.

Dikutip dari Ensiklopedia Britannica, gas air mata pertama kali digunakan dalam Perang Dunia I sebagai senjata kimia. Namun karena efeknya berlangsung singkat dan jarang melumpuhkan, gas air mata mulai digunakan oleh lembaga penegak hukum sebagai sarana untuk membubarkan massa.

Gas air mata, juga disebut lakrimator, adalah salah satu sekelompok zat yang mengiritasi selaput lendir mata, menyebabkan sensasi menyengat dan air mata. Mereka juga dapat mengiritasi saluran pernapasan bagian atas, menyebabkan batuk, tersedak, dan kelemahan umum. Gas air mata juga menimbulkan rasa menyengat semacam terbakar di bagian kulit yang terpapar.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Jadwal Siaran Langsung Persija Vs Arema FC Tayang Jam Berapa? Cek di Sini

11 hari lalu

Heboh Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, IDAI Jatim Ungkap Faktanya

12 hari lalu

Viral Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, Wagub Jatim Buka Suara

19 hari lalu

Kabar Duka, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Meninggal Dunia Diduga Serangan Jantung

22 hari lalu

Kronologi Bocah SD di Pemalang Tewas Diduga Di-bully Kakak Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal