Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan Malang dan Sejarah Gas Air Mata di Sepak Bola

Avirista Midaada
Ahmad Antoni
Polisi menghalau suporter dengan menggunakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang/ (Antara)

SEMARANG, iNews.id –Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi tragedi memilukan bagi persepakbolaan Indonesia. Ratusan orang meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut.

Penggunaan gas air mata diduga menjadi salah satu penyebab banyaknya korban jiwa. Namun demikian, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan penggunaan gas air mata saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, terpaksa dilakukan meski ada larangan FIFA

"Hanya sebagian yaitu sekitar tiga ribuan yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap mereka yang di atas," kata Kapolda di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022) dini hari.

Irjen Nico berdalih gas air mata hanya diarahkan ke massa yang berusaha masuk ke lapangan. Tapi kepanikan justru terjadi juga kepada mereka yang masih berada di tribun untuk mencari jalur keluar karena pedihnya gas air mata.

"Itu pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan dan melakukan pengalihan, supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan, ataupun mengejar para pemain dalam prosesnya itu, untuk melakukan upaya pencegahan sampai dilakukan gas air mata karena menyerang petugas, sudah merusak mobil, dan akhirnya kita semprotkan gas air mata," tegasnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Sertijab Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi Gantikan AKBP Alex Sandy Siregar

6 hari lalu

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Khofifah dan Kapolda Jatim Temui Korban Selamat

9 hari lalu

Terungkap! Calon Taruna Polri Meninggal di Akpol Semarang Ternyata Hendak Dilantik

22 hari lalu

Viral! SD di Tegal Kenalkan Guru ke Siswa Baru ala Line-Up Timnas di Piala Dunia

25 hari lalu

Polres Tuban Naik Status Jadi Polresta, Kombes Jazuli Dani Irawan Jadi Kapolresta Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal