Saat itu lah terdengar suara sirene mengaung-ngaung di belakangnya. Tak berpikir lama lagi, Hanifah pun langsung membarengi laju ambulans. Saat itu pun dirinya memacu kendaraannya dengan kencang di depan ambulans.
"Kebetulan saat itu arus cukup ramai. Saya dengar ada suara sirene. Saya pun berinisiatif langsung menempel ambulans itu, dan berjalan di depannya meminta pengendara minggir," kata Hanifah menceritakan pengalamannya.
Selama membukakan jalan buat ambulans, dirinya tak memikirkan keselamatannya meski dia pun ikut memacu kendaraan cukup kencang. Yang ada di benaknya, ambulans ini tiba di rumah sakit secepatnya.
"Saya mengawal dari Karangpandan, Karanganyar sampai ke RSUD dr Moewardi Solo. Untungnya pengendara saat itu bersedia memberikan jalan buat ambulans," ujarnya.
Bagi Hanifah yang baru saja bekerja di sebuah perusahaan, mengawal ambulans agar mendapatkan jalan untuk segera tiba di rumah sakit, bukan yang pertama kali ini saja.