Virus Corona Merebak, Nenek di Semarang Nekat Pergi ke Amerika

Taufik Budi Nurcahyanto
Suasana Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Selasa (24/3/2020). (Foto: iNews/Taufik Budi Nurcahyanto)

Semenjak merebaknya penyebaran Covid-19, Kantor Imigrasi Semarang menerapkan seleksi ketat pembuatan paspor. Jumlah pemohon pun turun drastis dari 200 orang menjadi 20 orang per hari.

"Jumlah pemohon kami batasi, hanya untuk yang mendesak mau berobat atau keperluan penting," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang Doni Alfisyahrin.

Untuk mencegah penularan virus corona, semua tamu maupun pegawai wajib cuci tangan dan cek suhu tubuh sebelum masuk ke kantor imigrasi. Selain itu di ruang tunggu juga diterapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik agar para pemohon tidak saling berdekatan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nenek dan Wanita Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan di Banyumas, Polisi Buru Cucu Korban

57 tahun lalu

Imigrasi Medan Deportasi 8 WNA China, Diduga Kerja Jadi Fotografer hingga MUA

57 tahun lalu

Heboh! Imigrasi Gerebek Apartemen di Batam, 200 WNA Diamankan

57 tahun lalu

Mencengangkan! WNA Buron Imigrasi Ditangkap di Komunitas Anak Punk Bantul

57 tahun lalu

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Aniaya Cucu, 1 Balita sampai Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal