Wabah PMK Serang Grobogan : 39 Sapi Mati, 3.000 Terpapar

Rustaman Nusantara
Petugas kesehatan Dinas Peternakan saat memeriksa kondisi sapi milik warga Desa Jambangan Kecamatan Geyer Grobogan. (Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Ribuan ekor sapi di Grobogan mengalami gejala penyakit mulut dan kuku (PMK). Sementara sebanyak 39 ekor sapi lainya mati dan telah dikubur warga di pekarangan masing-masing.

Peristiwa wabah PMK ini kini menjadikan peristiwa luar biasa. Tim Kesehatan Dinas PeternakanKabupaten Grobogan terjun ke Desa Jambangan, Kecamatan Geyer untuk melakukan penanganan wabah PMK yang menyerang lebih dari 3.000 ekor sapi milik warga Desa Jambangan.

Seminggu sebelumnya 39 ekor sapi mati dengan gejala mulut sariawan, mengeluarkan air liur yang cukup banyak serta seluruh kaki mengalami luka menganga dan kuku lepas.

Dokter Aisyah dari Puskesmas Geyer menjelaskan bahwa untuk melakukan pencegahan tim dinas peternakan memberikan vitamin dan penguat ketahanan tubuh agar tidak mudah sakit dan bisa cepat membaik.

“Selain itu untuk meningkatkan imun tubuh sapi kami juga menyarankan kepada pemilik ternak untuk menjaga kebersihan dan semprot kandang sapi dengan desinfektan serta memberikan doping jamu dari jahe, kunyit dan gula jawa,” katanya, Selasa (5/7/2022).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan Sopir di Grobogan, Mobil Oleng Masuk Saluran Irigasi

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal